Rabu/8 Juni 2011, Sekretariat IA-ITB – Persiapan panita Kongres IA-ITB 2011 mulai digerakkan. Rabu sore, bertempat di sekretariat Pengurus Pusat IA-ITB dilaksanakan persiapan awal panitia kongres IA-ITB 2011. Rapat yang dihadiri oleh Direktur Eksekutif IA-ITB, M. Azhar dan dibuka langsung oleh Sekjen IA-ITB, Freddy P. Zen ini berlangsung hangat dengan mencoba menyatukan pemikiran serta gagasan cemerlang seputar kesuksesan pelaksanaan kongres nantinya.

Rapat yang dimulai pukul 16.00 WIB ini lebih banyak membicarakan seputar metode pemungutan suara yang akan digunakan dalam pemilihan Ketua Umum di dalam Kongres nantinya. Pakar IT Agung Harsoyo dan Maman Budiman beserta tim mencoba memberikan gambaran opsi awal yang bisa dipilih untuk digunakan dalam pemungutan suara Ketua Umum nantinya. ‘Electronic voting’ atau ‘e-Voting’ adalah opsi yang diluncurkan untuk digunakan dalam Kongres nantinya. Adapun jenis ‘e-voting’ yang akan digunakan nantinya, Maman mencoba mengambil sampel dari metode ‘e-voting’ yang digunakan pada Pemilu di India. Di mana pemilih dapat mengakses serta memberikan suaranya tanpa harus repot-repot datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) seperti Pemilu-pemilu yang selama ini diselenggarakan di negara kita.

Sekjen IA-ITB, Freddy P. Zen mengungkapkan bahwa Pengurus Pusat IA-ITB telah memberikan amanah penuh kepada panitia untuk bisa merancang sebaik mungkin metode pemungutan suara yang nantinya akan dipergunakan dalam Kongres IA-ITB 2011 yang akan dilaksanakan pada 3 Desember 2011 di Bandung. Adapun titik tolak dalam perancangan metode pemungutan suara yang akan dipilih nantinya adalah :

1.       Mampu meningkatkan partisipasi calon pemilih (alumni) dalam pemilihan Ketua Umum di Kongres IA-ITB 2011 nantinya.

2.       Mampu mengakomodir calon pemilih (alumni) yang tidak bisa menghadiri Kongres, seperti yang sedang berada di luar kota, di luar negeri atau pun yang sedang bertugas di daerah-daerah pedalaman.

3.       Kelak nantinya metode pemungutan suara yang digunakan dalam Kongres IA-ITB ini akan mampu menjadi ‘trend setter’ bagi pelaksanaan pesta-pesta demokrasi (Pemilu) di Indonesia ke depannya. Sehingga IA-ITB menjadi pencetus penggunaan teknologi ‘e-Voting’ dalam Pemilihan Umum di Indonesia.

Rapat yang berakhir pada pukul 18.00 WIB tersebut akhirnya menyepakati penggunaan ‘e-Voting’ sebagai media pemungutan suara nantinya, namun keseluruhan metode mengenai ’Electronic Voting’ ini akan dibahas lebih lanjut oleh panitia dalam rapat-rapat kepanitiaan yang akan datang.

Oleh: Biro Humas dan Program PP IA-ITB