JAKARTA – Panitia kongres Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB) mulai bersiap menentukan sistem pemilihan ketua umum baru. Salah satu sistem yang dilirik adalah electronic voting (e-voting).

Rapat awal panitia kongres membahas berbagai kemungkinan sistem pemilihan suara untuk kongres yang direncanakan dihelat November mendatang. Pakar information and technology (IT) Agung Harsoyo dan Maman Budiman menjelaskan, e-voting yang mungkin digunakan dalam kongres IA ITB berikutnya adalah seperti metode yang diterapkan di India.

“Sistem ini memungkinkan pemilih untuk mengakses dan memberikan suaranya tanpa harus repot-repot datang ke tempat pemungutan suara (TPS) seperti yang umum digunakan dalam pemilu di Indonesia,” demikian seperti dikutip dari keterangan tertulis IA ITB, Kamis (9/6/2011).

Sekjen IA ITB Freddy P Zen berpesan, metode yang akan digunakan haruslah mampu meningkatkan partisipasi calon pemilih (alumni) dalam pemilihan Ketua Umum IA-ITB berikutnya serta mampu mengakomodasi calon pemilih (alumni) yang tidak bisa menghadiri kongres, seperti yang sedang berada di luar kota, di luar negeri atau pun yang sedang bertugas di daerah-daerah pedalaman.

Dia berharap, metode ini akan sukses diterapkan dan menjadi ‘trend setter’ bagi pelaksanaan pemilu di Indonesia di masa depan.(rfa)

Sumber: Okezone