Selasa/15 Nov 2011, Rombongan Kandidat Ketua IA-ITB berhembus ke Cilegon Banten guna memenuhi undangan penyematan acara debat Kandidat Ketua IA-ITB di sela hajatan besar IA-ITB Pengda Banten yang sedang melaksanakan Pemilihan Ketua Umumnya untuk periode 2011-2015.

Acara yang dilaksanakan di Auditorium Pusat Pendidikan dan Latihan Krakatau Steel itu dimulai pada pukul 19.00 WIB dengan serangkaian acara pembuka yang cukup unik. Di saat memasuki pintu masuk ruangan Auditorium, para hadirin dan undangan langsung disuguhi dengan hidangan bajigur, bandrek dan makan malam serta buah-buahan lengkap. Para hadirin semakin dimanjakan dengan acara pembukaan berupa Persembahan Seni Tari dari Duta Seni Krakatau Steel.

Tidak hanya itu, peserta dan undangan juga diajak berileksasi dalam acara tersebut dengan suguhan ‘goyunan’ dari para panitia yang tergabung dalam tim MC. Bila biasanya kita melihat dan mengikuti acara debat kandidat yang seba serius dan menegangkan, maka hal itu tidak terlihat sama sekali di sini. Selain dipandu oleh lebih dari 1 (satu) orang moderator, uniknya debat kandidat ini dikemas dengan nuansa parodi. Para MC yang berjumlah 5 (lima) orang semuanya menggunakan pakaian yang serba aneh dan nyeleneh. Kenyelenehan acara semakin jelas saat MC membacakan peraturan bahwa “Kandidat dilarang guyon, MC dilarang serius, dan hadirin boleh guyon-boleh serius”.

Namun acara tidak serta merta kehilangan esensinya. Peraturan hanyalah sekedar polesan acara guna lebih bisa menghadirkan suasana yang lebih mengikat. Buktinya, kelima calon kandidat tetap saja terlihat mantap saat menyampaikan visi dan misinya secara bergantian dan juga di saat memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh MC dan juga peserta yang bertanya.

Tampak hadir dalam acara, John Heilmy (Wakil Sekjen PP IA-ITB), (Direktur Eksekutif PP IA-ITB), dan Agustin Peranginangin (Ketua Panitia Kongres VIII IA-ITB).

Acara debat kandidat berakhir pada pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum IA-ITB Pengda Banten yang sebelumnya juga sudah melaksanakan sebagian rangkaian acara terkait. Uniknya, penghitungan suara tidak dilakukan terbuka, melainkan dilakukan oleh panitia di belakang layar. Hebatnya, metode penghitungan suara tersebut tidak sedikitpun menjadi permasalahan bagi para pengurus dan anggota Pengda Banten, mereka tetap terlihat hangat dan menikmati kemeriahan acara tersebut.

Berikut perolehan suara dari 4 (empat) calon Ketua Umum IA-ITB Pengda Banten yang maju:

  1. Wisnu Kuncoro (EL 81) memperoleh 78 suara;
  2. Yusdeka Putra (TI 81) memperoleh 12 suara;
  3. Imam Purwanto (SI 81) memperoleh 19 suara;
  4. Tatang Kusmara (TK 82) memperoleh 13 suara.